Cinta

Image

 

Cinta sering kali diawali dengan persahabatan, tetapi ketika cinta itu berakhir, sering kali persahabatan itu menjadi permusuhan. Hal itu seharusnya tidak terjadi jika kta bisa membuka hati. Ya, hati adalah pengendali. 

Jika kita bersedia membuka hati, kita akan mudah untuk memaafkan. Dan tidak menutup kemungkinan bahwa kita akan bisa menerima cinta yang baru. namun, keitka kita menutup hati, akan sulit untuk memaafkan. Cinta bisa berubah menjadi benci, sayang akan berubah menjadi dendam. Untuk itu, cobalah membuka hati. 

Ketika kita mencintai, akal sehat sering kali mati,. Kita cenderung melakukan hal yang konyol hanya demi cinta. Kita bersedia menghabiskan waktu bersama, bahkan untuk hal-hal yang tidak berguna. Namun kita tidak sedikut pun merasa merugi. Hanya kesenagan dan kegembiraan yang kita rasakan. Hal itu tidak akan menjadi masalah jika kita memang bersama orang yang tepat. 

Kita akan merugi jika ternyata kita menghabiskan terlalu banyak waktu hanya untuk seseorang yang sebetulnya tidak mencintai kita, tetapi kita tetap bertahan dan memaksakan diri untuk tetap bersama. Jika kita menghabiskan waktu untuk meyakinkan orang yang kita cintai untuk mencintai kita maka kita akan kehilangan waktu untu orang-orang yang benar-benar mencintai kita. Untuk itu, jangan hanya gunakan hati ketika mencinta, tetpai juga gunakan logika. 

Cinta itu adalah perasaan yang bisa disatukan jika dari kedua pihak merasakan hal yang sama. jika salah satu tidak maka janganlah kita memaksa. Tak perlu memaksakan diri untuk bertahan karena kita tak akan bisa merasa bahagia, tetapi justru kita akan tersiksa. Jangan ragu untuk mengakhiri rasa jika memang kamu merasa tidak bahagia. 

Kehilangan cinta bukan berarti kita kehilangan segalanya. Ketiak kita kehilangan, Tuhan telah mempersiapkan pengganti yang pasti lebih baik. Jika kita kehilangan cinta maka kita akan kembali mendapatkannya. Hangan hanya berusaha untuk mencari pengganti yang lebih baik, tetapi kita juga harus berupaya memperbaiki diri agar pantas mendapat yang terbaik. 

Ketika kita kehilangan cinta, kita tak akan pernah bisa benar-benar melupakannya, kita hanya terbiasa tanpa dia yang dulu kita cinta. Dan kehilangan cinta bukan berarti kita kehilangan diri kita sendiri. Kita harus melanjutkan hidup, meski tanpa seseorang yang kita cinta. Percayalah, akan ada seseorang yang tulu mencintai kita. Pasti

 

Kutipan dari @pepatah dalam bukunya CINTA

Advertisements
Posted in Uncategorized | 1 Comment

Radio Killed The TV Star

I’ve just realized that I’m one of the loyal listener of some local station radio in Jakarta, Indonesia. By listening to radio I can do many things in the same time such as reading, exploring internet, working, talking, sleeping, thinking about some thing, exercising etc…
So that I’ve just known the artist / singer of my favorite songs after I googled in the internet or asked to my friends.
I can’t live without radio and internet, due to my need for streaming my favorite stations radio without any distances.

Radio opens my mind, sometimes heels my feeling in the bad condition…

So, I’ve never known the new TV star without any Radio influencing. This album truly describes me, and all things those been told in it are true!! :))

Video | Posted on by | Leave a comment

Nikah efektif dan efisien ??…

Sepertinya tahun 2012 di keluarga besar saya akan menjadi tahun ‘cuci gudang’. Kali ini bukan cuci gudang barang-barang yang belum atau sudah terpakai layaknya di departement store, melainkan ‘cuci gudang’ anak-anak, kemenakan, cucu yang nota bene saudara sepersepupuan saya yang berstatus single untuk melangsungkan akad nikah agar segera menjadi double. 😀

Bicara pernikahan, pasti deg-degan dan excited untuk mengatur acara yang sakral ini menjadi moment terpenting seumur hidup dengan ragam perlakuan dan pendekatan. Seringkali upacara pernikahan memakan banyak biaya dan waktu serta pikiran bagi keluarga dan calon penganten, kendati demikian hal tersebut tetaplah menyenangkan untuk dilalui, “…kapan lagi, kan sekali seumur hidup bho!!” teman saya sang calon penganten berkata.

Belum lagi tuntutan keluarga yang harus mengikuti upacara adat, pernikahan bisa dilakukan seminggu lamanya. Kalo yang punya banyak uang atau berasal dari keluarga yang berada, hal tersebut bukanlah suatu kendala, tinggal sebut konsepnya ke wedding organizer pilihan, simsalabim semua langsung jadi. Tapi bagaimana dengan kita yang berasal dari keluarga sederhana, pas-pasan, atau dengan kata lain dari keluarga menengah ke bawah??! Jangan sampai hal-hal yang diluar dari esensi kesakralan pernikahan menjadi hambatan untuk pernikahan itu sendiri.

Sewaktu saya bekerja di Sulawesi Selatan, teman saya seorang putra daerah disana mengalami hal yang kurang mengenakan karena adanya adat dan gengsi keluarga. Ceritanya berawal dari dia tidak bisa menikahi kekasihnya karena belum bisa memenuhi uang “panaik” (uang beli gadis/ pinangan  yang ditentukan oleh orang tua pihak calon pengantin perempuan) sebesar 50 juta, biaya tersebut di luar mahar dan pesta lainnya. Dengan usianya yang baru 25 tahun dan bekerja sebagai petugas lapangan di organisasi sosial setempat dengan gaji dibawah 3 juta, jelas dia membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan uang tersebut. Dia keluar dari pekerjaannya mencari lahan pekerjaan yang lebih menjanjikan untuk menghasilkan uang banyak dalam waktu cepat. Sayangnya selama dia berjuang membuktikan keseriusan maksudnya, sampai harus pergi keluar pulau, sang kekasih memutuskan hubungan mereka secara sepihak dan menikah dengan lelaki lain. Luar biasaaa!!! luar biasa menyakitkannya…

Menurut hemat saya, pernikahan itu adalah awal dari segalanya bagi kehidupan seseorang, itulah mengapa kita sebut dengan “hidup baru”. Bayangkan saja, kita yang terbiasa tidur sendirian harus sharing bed dengan pasangan kita, apapun masalahnya gak boleh pisah ranjang karena sudah komitmen sehidup semati dalam suka dan duka. Dulu sewaktu sendiri, kita punya masalah biasa sharing dengan orang tua, sesudah menikah hal tersebut sudah tidak pantas untuk kita lakukan lagi, kita yang terbiasa mengandalkan pembantu untuk membereskan semua pekerjaan rumah setelah menikah sudah harus mengerjakannya sendiri. Mengurus anak sendiri, nggak punya uang ditanggung sendiri, dan semua kebiasaan menjadi berubah sejak saat itu.

Jadi, suatu pernikahan itu yang penting adalah masa setelah upacara akad itu sendiri, bukan ketika saat pesta pernikahan yang menyimbolkan ratu dan raja sehari sampai memaksakan diri untuk bisa mengadakan pesta yang wuah meriahnya bahkan sampai bela-belain diri ngutang ke bank, ke kantor atau bahkan renternir!? na’udzubillahmindzalik… Pernikahan yang menghabiskan dana sampai puluhan juta atau bahkan ratusan juta, tapi setelah menikah masih harus bayar hutang, bayar kontrakan atau numpang di rumah orang tua? hmmm… tentu gak banget yah. Bagaimana jika acara upacara pernikahan tidak lebih dari 20-30 juta tapi sisa alokasi dana dibelikan rumah untuk menjadikan ibadah berumah tangga lebih khusyuk lagi? kalau masih ada lebih yah habiskan saja untuk bulan madu ke tempat-tempat yang romantic yang selama ini diidamkan. Hal ini pastilah berpulang pada pilihan masing-masing orang. Yang pasti semua kerabat pasti senanglah diundang ke acara yang meriah disambut dengan makanan berlimpah, mendoakan yang terbaik buat orang yang mereka sayangi, tapi apakah mereka juga peduli dengan pengorbanan utang-utang kita?? Mengharapkan doa restu tidak perlu biaya mahal… kalau orang ikhlas dan baik pasti mendoakan tanpa syarat adanya undangan, dan jangan sekali-kali berharap semakin banyak mengundang orang semakin banyak kemungkinan untuk balik modal, its a big wrong!!

Nah, terkadang niy upacara pernikahan dihadiri oleh banyak tamu, yang tidak semua dari mereka dikenali oleh si penganten atau keluarga masing-masing, sehingga seringkali ada saja amplop kosong yang diberikan oleh para tamu penyelundup. Payahnya karena banyaknya tamu, kita pun tidak menyadari hal tersebut. Hal ini pun dialami oleh kedua kakak saya sewaktu mereka menikah, sekalipun among tamu terdiri dari kedua belah pihak keluarga, tapi tetep saja tuw lolos dengan mulus… Teman saya lebih parah lagi, undangan 1000 orang di pesta pernikahannya, dalam waktu sekejap area gedung terasa sesak padat dengan orang, dan hidangan makanan pun habis ludes tanpa sisa untuk mereka yang datang terlambat. Setelah usai pernikahan mereka baru menyadari bahwa banyak sekali penyelundup dari warga belakang area gedung pernikahan masuk ke pesta mereka dengan bermodalkan batik dan amplop kosong.

Jadi bagaimana menurut hemat kamu idealnya suatu pesta pernikahan? atau dengan kata lain, upacara pernikahan seperti apakah yang kamu idam-idamkan? tanpa harus berhutang, sehingga lebih pasak dari pada tiang, atau dengan kata lain sesuai dengan kamampuan kita.

Karena saya bukan orang yang suka dengan keribetan, saya mengidam-idamkan upacara pernikahan yang simple, sederhana, khidmat, dan kekeluargaan. Berawal dari design baju tak perlu beli sampi mengeluarkan uang berjuta-juta, sewa saja cukup tapi sesuai dengan konsep yang diinginkan. Kalau mau buat, pastikan bajunya bisa long lasting untuk terus digunakan dalam acara pesta, simple dan anggun. Karena saya menggunakan hijab, saya mengidam-idamkan design baju pengantin yang dikenakan Sandra Bullock di film The Proposal. Membuatnya tidak perlu biaya mahal sepertinya, karna tidak menggunakan payet dan bisa digunakan diacara pesta setelah pernikahan nanti… tinggal design hijab kepala yang disesuaikan tanpa adanya penambahan sanggul atau bunga melati.

Bukannya mengikuti budaya barat, tapi kesimpelan gaya hidup mereka kadang menginspirasikan saya, selain bernilai logis dan hemat, ada makna yang saya senangi. Pengantin putra kerajaan inggris saja undangannya tidak lebih dari 100 orang, kita yang bukan apa-apa kalau sampai berlebihan rasanya gimanaaaaa gitu. Memang siy kita lahir dari budaya dan benua yang berbeda, tapi gak ada salahnya kok kita membatasi undangan sesuai dengan tingkat kedekatan hubungan kita saja dengan para undangan, seperti: keluarga inti dari ibu dan bapak kedua mempelai (yang satu kakek dan nenek saja), keluarga inti kita sendiri, tetangga rumah dan orang-orang yang dituakan di tempat kita tinggal (RT-RW), teman-teman sepermainan (SD-SMP-SMA-Kuliah-Kerja-Organisasi). Jadi semua yang hadir dapat kita kenal, dan karena sedikitnya undangan, pengantin bisa membentuk suatu moment perkenalan keluarga satu sama lain. Karena tidak memungkiri, pernikahan di Indonesia khususnya di daerah timur adalah bukanlah hanya menikahkan / mengawinkan dua anak adam yang berbeda, tapi juga dua keluarga yang berbeda.

Hiburan yang ada berunsur etnik sesuai dengan konsep yang modern minimalis, sehingga kurang cocok kalau pakai hiburan secara adat. Tapi kalau konsepnya etnik modern, lebih baik menggunakan hiburan etnik tradisional. Contohnya pengantin menggunakan busana kebaya gak cocok kalo musik pengiring acara adalah organ tunggal yang menyanyikan lagu-lagu ‘100% love forever’ atau dangdut. Lebih baik pakaian adat menggunakan hiburang dengan musik adat/tradisional karena aura adatnya dapet. Saya sangat menyayangkan kalau ada pengantin dengan konsep jawa jogja dengan kekromoannya tapi musik pengiringnya oragan tunggal. Coba diiringi dengan musik gendingan live atau recording (kaset)… aura jawanya pasti dapet, berasa di jogja… 😀

Untuk santapan hidangan itu sesuai selera lah, berbagai tehnik makanan pondokan mendampingi hidangan main course untuk mengantisipasi panjangnya antrian menuju meja prasmanan. Bagaimana setelah hidangan ada acara kekerabatan keluarga melalui games? sehingga dua keluarga dapat berbaur dalam suasana yang cair, kekeluargaan, fun tapi sakral.

This is just about my wedding dream…. hows about yours?? 😉

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Bukan sekedar hobi…

Anda punya hobi??? Pasti!
Semua orang pasti punya hobi. Hobi merupakan kegiatan di berbagai bidang yang digemari seseorang tuk terus dilakukan.

Ada yang dibidang seni seperti; menyanyi, bermain alat musik, menari, bermain drama, menonton karya seni itu sendiri, dsb… Sebagian orang memiliki hobi di bidang pendidikan (mengajar, membaca, menulis, dsb…), olah raga, kuliner, dan…mungkin juga ada yang hobi tidur berlama-lama. 😀 (ayo siapa yang ngerasa ngacungggg!!???..)

Saya ingat sekali sewaktu saya kecil ketika Ayah saya membelajarkan saya untuk hobi membaca. Saat itu saya memulai pada bacaan ringan; komik, majalah, buku cerita lainnya… Namun ketika koleksi komik sudah mulai terlihat, kakak saya memberikan argumen; “…cari hobi tuw yang bermanfaat untuk tubuh lo sendiri dek, olah raga apa kek, dari pada baca yang ujung-ujungnya buang uang tuk beli buku, kalo sudah dibaca lama kemungkinannya tuk disentuh lagi, pikiran fresh tapi sesaat karena badan lo gak gerak, gak ngaruh ma metabolisme lo…” (yana said, red)

Yah berawal dari situ kegemaran saya tuk mengisi waktu kosong dengan berolah raga, selain membaca buku-buku perpus (dr pada boros), menulis di blog sambil mendengarkan radio. Kata ‘boros’ disini relatif sebenernya. Ada yang menilai bahwa seberapa pun besar nominalnya harganya, karena hobi, sah sah saja… Apalagi jika itu membangun… Boleh saja!! Semua tergantung pada kemampuan masing-masing.

Namun hobi mengoleksi suatu benda berharga mahal yang hanya untuk dimiliki tanpa memberikan suatu manfaat lebih bisa juga merupakan suatu perilaku pemborosan yang lebih bersifat mubadzir. Seperti yang diterangkan dalam Al-Qur’an; “…. Mubadzir sebagian dari syetan…”.

Nah bagaimana biar semua hobi kita itu tidak mubadzir, bahkan mampu memberikan manfaat yang berarti buat diri kita sendiri dan orang lain???

Coba lakukan riset kecil,
apakah hobi Anda ini disukai oleh banyak orang lain juga? Apakah komunitas hobi Anda banyak atau sedikit? Jika hobi Anda terlalu unik sehingga tidak banyak yang membutuhkannya, kemungkinan besar
hobi Anda itu tidak potensial menjadi sebuah usaha. Namun, jika Anda memang seorang marketer hebat, bisa saja hobi yang terlalu unik diawal-awal,
justru jadi booming begitu diluncurkan. Bahkan menjadi trendsetter. (sumber link disini)

Saya sangat takjub dengan orang-orang yang gemar menulis sehingga menghasilkan karya tulis yang bagus, bahkan menginspirasikan sebagian besar masyarakat. Salah satu orang yang bisa menkombinasikan kedua hobinya menjadi suatu hal yang potensial tuk usaha atau pekerjaan, Trinity Traveler, salah satunya.

Seorang cewek indonesia yang memiliki hobi jalan-jalan, kuliner dan menulis (blogging). Hobinya itu yang membawa dia sebagai traveling writer di salah satu majalah ternama dan terus membawa dia tuk melakukan hobinya; jalan-jalan bahkan seringkali gratis. Aghhhh… Everyday must be holiday for her, because she loves the job so much!. Ini yang biasa orang disebut passion, berkerja sesuai dengan passion.

Ada juga yang berawal dari hobi makan / kuliner akhirnya buka restoran atau jadi food writer. Ada juga yang hobi nonton film, membaca novel-komik,  sehingga punya banyak koleksi banyak…yang akhirnya buka usaha penyewaan DVD film & perpustakaan.

Nah bagaimana dengan hobi kamu, apakh memiliki potensi tuk jadi laha usaha?? Saya seringkali berpikir, bagaimana dengan seseorang yang bukan pelaku seni tapi hobinya menonton konser seni; musik misalnya, sampai tak jarang mengejar musisi idamannya sampai ke luar negeri?!. Potensi apakah yang dia miliki dr hobi nya tuk dapat dikembangkan menjadi salah satu lahan usaha yg bermanfaat?? Jadi promotor konser musik kah, atau…??

Yang pasti hobi adalah suatu pilihan… dengan alasan yang tak pernah tunggal.

Have a nice saturday…! 😉

Posted from WordPress for Android

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tahun Merah…

Setiap orang pasti memiliki warna favorite, tidak terkecuali saya sendiri. Awalnya saya salah satu penggemar warna biru, hal ini saya sadari semenjak saya duduk di bangku sekolah dasar. Semua barang yang saya beli atau pilih pasti memiliki unsur warna biru. Sampai pada waktu kuliah, dimana saya sudah dipercayakan untuk memiliki kamar pribadi sendiri karena sebelumnya saya lama tinggal di asrama, sejak itu saya mulai mengekspresikan kegemaran saya dengan warna favorite itu, Biru!. Dimulai dari memilih warna gorden kamar, jam dinding, sprei ranjang tidur, dan pernak pernik yang turut meramaikan kamar saya semua memiliki unsur biru. Menurut saya biru itu kalem, adem, damai, dan aura cool yang enak dipakai dan dilihat.

Setelah memasuki dunia kerja, kegemaran saya dengan warna biru mulai terkontaminasi dengan warna-warna lain. Ada saatnya di tahun 2006 saya gemar dengan warna-warna cerah seperti oranye, kuning peach, hijau muda, shocking pink, purple. Pada saat itu memang saya sedang senang bereksplorasi tentang apa saja yang bisa memberikan manfaat pada saya. Terutama dengan menjalankan beberapa aktifitas ke beberapa wilayah yang memiliki karakteristik dan nilai budaya yang beragam. Hal ini saya rasakan sampai pada awal 2009, sejak itulah ‘tahun merah’ itu pun tiba…

‘Tahun merah’ yang saya maksud disini tak lain adalah tahun dimana saya mulai menggemari warna merah dan mulai meninggalkan warna biru. Entah… apa sebabnya, hanya saja saya melihat warna merah itu tetap memiliki makna warna yang kuat dari warna-warna yang lain, apalagi warna merah maroon dan merah bata, itu adalah warna favorite saya sekarang. Tanpa disadari sejak awal tahun 2009 saya sudah mulai mengumpulkan atau memilih barang-barang yang saya butuhkan terutama yang memiliki unsur merah.

Sering saya bertanya kenapa jadi mulai menyukai warna merah?? Setelah saya pikirkan kenapa, ternyata berawal dari kegemaran saya untuk mengeksplorasi design warna di suatu acara besar salah satunya pernikahan, fyi kedua kakak saya telah menggunakan warna kesukaan saya dipernikahan mereka; Biru dan Coklat keemasan, sehingga hal ini menuntut saya untuk mulai hunting warna anggun lainnya yang menggambarkan nilai elegan, karisma, dan…. riang. Dan sampailah pilihan saya pada warna merah…

Menurut saya merah itu enak dan mudah saja untuk dipadu-padankan dengan warna-warna kombinasi lainnya, seperti merah-biru, merah hijau, merah-coklat, merah-kuning, merah-orange, merah-putih, merah-emas, dan merah-hitam. Dan ketika saya mencari-mencari secara umum makna dibalik sebuah warna, saya dapatkan sebagai berikut:

Biru ( Air )

Seperti air yang mengalir, energinya surut dan naik, melihat perubahan untuk melakukan suatu gerakan. Orang yang menyukai warna biru biasanya dapat di andalkan untuk memecahkan suatu masalah.

Merah – ( Api )

Penggemar warna merah biasanya adalah orang yang tegas, memiliki kepribadian yang cemerlang, kepemimpinan yang kuat, punya semangat yang tinggi, jiwa sosialnya tinggi dan menyukai koneksi dengan banyak orang. Orang yang menyukai warna merah adalah type yang senang dengan kesibukan yang membutuhkan energi yang tinggi seperti berbicara, presentasi, dan membuat koneksi baru.

Saya hanya mencoba menganalisis mengapa seseorang bisa memiliki warna favorite yang berubah-ubah. Secara subyektif saya berpendapat bahwa kegemaran pada warna juga membentuk pribadi dan perkembangan psiko-sosial seseorang sesuai pada pilihan warna yang mereka gemari masing-masing.

Dan saya meyakini, setiap orang pasti memiliki warna favorite lebih dari satu, dan biasanya juga memiliki unsur kedekatan, sperti setiap pengggemar pink cenderung menyukai warna ungu, penggemar ungu cenderung menyukai warna biru muda, dst…

Kendati saya seperti dimabok cinta terhadap warna merah, saya sekarang mulai terpincut dengan warna hijau tosca… aggghhhh… indahnya hidup dengan warna-warni… tak heran jika teman saya penggemar pink berat seringkali dijulukan si buta warna…karena dari sekian banyak warna hanya pink yang dia tahu untuk disukai… ;)) *pis!!

Nah, sampai saat ini saya jadi terobsesi untuk memiliki tiga benda ini dengan warna merah… 😀  bagaimana dengan warna favorite mu??

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Olah raga murah vs mahal..

Kita tentu tahu bahwa olah raga banyak sekali memberikan manfaat pada kesehatan fisik, mental dan sosial kita. Tapi kenapa banyak orang yang enggan untuk berolah raga??

Kesadaran masyarakat terhadap olah raga memang masih rendah, mungkin banyak dari.kita paling sering melakukan olah raga selagi duduk di bangku sekolah. Selain wajib rutin, teman-teman dan waktu masih banyak sebagai suatu support  lingkungan.

Saya gemar berolah raga ringan, murah dan mudah. Karena saya bukan orang yang berpenghasilan tinggi, sehingga olah raga yang simple-simple saja. kemampuan saya dalam.berolah raga hanya di bidang renang, sehingga menjadi hobi saya dari kecil. Karena saya tidak punya kendaraan sehingga seringkali saya harus berjalan kaki sambil menikmati situasi jalanan, selain menghemat biaya yah.itung-itung buang keringat. Alat transportasi yg saya miliki dari dulu hanya sepeda, jadi elain renang dan jalan kaki, bersepeda juga salah satu hobi dan aktifitas saya.

Alhamdulillah sekarang ini komunitas jalan kaki (@jalankaki) dan sepeda gowes (@b2windonesia) sudah banyak, kegiatan tersebut juga dirasakan sudah menjadi salah satu gaya hidup di kota-kota se-nusantara. Saya pun sampai bercita-cita memiliki kantor yang dekat dengan rumah untuk bisa berjalan kaki atau naik sepeda setiap hari tuk menuju kesana. Sayangnya sampai saat ini belum kesampaian… :/

Sangat diakui bahwa setelah umur kita beranjak dewasa, waktu untuk berolah raga itu memang semakin sedikit mengingat kesibukan kantor, perhitungan waktu di perjalanan ibukota yg sangat menyita akibat kemacetan,sehingga dibutuhkan komitmen besar dalam diri untuk menjaga olah raga sebagai salah satu rutinitas kita.

Mewabahnya fitness center di area perkantoran merupakan salah satu pertolongan bagi masyarakat yang telah menghabiskan separuh harinya untuk bekerja di kantor secara statis. Ini merupakan solusi bagus, tapi tidak bagi ‘kantong’ kita. Tapi dari banyaknya paket member difitness center yang ditawarkan kita memang harus cermat dalam memilih, terkadang di hotel *** / **** dan di apartemen lebih sesuai dengan kantong dan fasilitas yg lebih lengkap. (Sebenernya karena mereka pasti punya swimming pool, hehehe…)

Beberapa jenis Olah raga mudah, murah dan ringan yang telah saya sebutkan diatas ternyata olah raga cardio yang lebih banyak memacu detak jantung untuk melancarkan peredaran darah dalam tubuh dan mengoptimalkan pembakaran lemak.

Paling optimal olah raga dilakukan di pagi hari (6-10 am) dan sore hari (4-6 pm) karena sinar matahari pads waktu itu memiliki manfaat baik pada tubuh kita. Jadi usahakan hindari olah raga di siang hari yah…tapi kalo mau mndapatkan.tan skin yg alami , yah monggo….. ;))
Olah raga di malam hari jelang waktu tidur juga sangat tidak dianjurkan, karena dr pukul 9 malam sampai jam 4 pagi metabolisme tubuh kita sedang melakukan penyerapan nutrisi bukan pembakaran. Selebihnya beat jantung kita akibat olah raga akan menjadikan tidur kita kurang pulas sehingga seringkali susah tidur melanda kita di malam hari. Kekurangan waktu tidur (< 8 jam) juga gak baik tuk kesehatan kita. Dan perlu diketahui udara malam hari juga kurang baik bagi kesehatan… Jadi nite rider, futsal malam, dsb yg berbau malam kalau bisa dikurangi atau dihindari. Maka fitness center salah satu pilihan tepat untuk menjadi wahana dan sarana kita membakar kalori dan.menjaga kebugaran.

Hal yang paling dirasakan dari rutin berolah raga di pagi/ sore hari oleh saya baru-baru ini, membuat pipi kita merah merona secara alami dan kulit kencang dan kenyal. Hmmm… Manfaat lainnya pikiran dan tubuh jd lebih fresh, jauh dari virus penyakit. Jadi gak butuh blush on lagi tuk menyemukan pipi!!

Bagi para pemula, frekuensi olahraga yang terbaik di tahap awal adalah 3 kali dalam seminggu. Setelah itu,
tingkatkan frekuensi latihan secara bertahap hingga mencapai 5-6 kali dalam seminggu.

Jadi, jenis olah raga apakah yang teman-teman pilih disela-sela sempitnya waktu??…

Salam sehat!!! 😀

Posted from WordPress for Android

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Smartphone Kesehatan: suatu adopsi teknologi Informasi di dunia kesehatan

Dewasa ini kebutuhan akan informasi yang cepat, tepat waktu dan akurat sudah menjadi salah satu kebutuhan utama bagi setiap orang. Tidak seperti dulu, kita harus melalui proses yang panjang untuk mendapatkan suatu informasi yang kita butuhkan, jauh lebih sulit jika … Continue reading

Gallery | Leave a comment